Skip to main content

Pengertian E Commerce dan Jenisnya

Perkembangan dunia digital semakin hari semakin pesat. Dampaknya, dunia perdagangan pun ikut mengalami perkembangan. Perkembangan dunia digital dalam dunia perdagangan memunculkan konsep e commerce  atau perdagangan online. Beberapa tahun terakhir, e-commerce mengalami perkembangan begitu pesat.

E commerce memberikan banyak perubahan dalam menyempurnakan marketing perusahaan untuk pencapaian tujuan penjualan yang lebih besar. E commerce dianggap mampu menjadi magnet marketing perusahaan yang kuat sehingga banyak dimanfaatkan.

Pengertian E Commerce

Pengertian e commerce bisa dipahami setelah kita melihat kepanjangannya, yakni electronic commerce atau secara etimologi berarti perdagangan secara elektronik. Pengertian e commerce menurut para ahli, sebagai berikut:

Pengertian e commerce menurut McLeod (2008 : 59) adalah perdagangan elektronik dengan menggunakan jaringan komunikasi dan komputer untuk melaksanakan proses bisnisnya. Jadi, e-commerce menggunakan internet dan komputer dengan browser web untuk mengenalkan, menawarkan, membeli dan menjual produk atau jasa.

Pengertian e commerce menurut Laudon dan Laudon (1998) adalah proses membeli dan menjual produk secara elektronik oleh konsumen serta dari perusahaan ke perusahaan dengan menggunakan komputer sebagai perantara transaksi dalam bisnisnya, dengan memanfaatkan media world wide web internet.

Pengertian e commerce menurut Shely Cashman (2007 : 83) adalah transaksi bisnis dalam jaringan elektronik, seperti internet, yang memungkinkan siapapun yang dapat mengakses komputer, memiliki sambungan ke internet dan memiliki cara membayar barang-barang atau jasa yang mereka beli, dapat berpartisipasi dalam e-commerce tersebut.

Pengertian e commerce menurut Jony Wong (2010 : 33) adalah kegiatan pembelian, penjualan dan pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik, seperti dengan radio, televisi dan jaringan komputer atau internet.

Secara sederhana dapat dipahami bahwa penggunaan internet dalam aktivitas bisnis dan transaksinya ini yang disebut sebagai electronic Commerce (E-Commerce). E commerce bisa dimanfaatkan oleh organisasi bisnis untuk menjual produk sekaligus memberikan pelayanan bagi konsumen.

Manfaat E commerce

E-commerce mengalami perkembangan pesat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penggunaan internet dalam transaksi bisnis semakin ramai dan banyak dilakukan. Bahkan, penggunaan e commerce dianggap sebagai kebutuhan penting.

Ada banyak manfaat e commerce dalam dunia bisnis, seperti:

  • mempermudah konsumen sehingga tidak perlu datang langsung ke toko memilih barang yang hendak dibeli.
  • Memudahkan perusahaan sehingga bisa melaksanakan transaksi selama 24 jam.
  • Membantu menghemat biaya yang dikeluarkan konsumen untuk memilih dan mengelilingi toko-toko. Konsumen tidak harus melakukan perjalanan jauh bila lokasi toko jauh, begitu pula ongkos kirim yang perlu dikeluarkan bisa lebih murah dibanding datang langsung ke toko.
  • Mengemat biaya bagi pengusaha dalam hal promosi karena bisa menjangkau wilayah yang lebih luas, dengan biaya yang hemat, bahkan bisa mencapai pasar internasional.
  • mempercepat waktu pemrosesan dan mengurangi resiko human error karena memanfaatkan teknologi modern.
  • Mengurangi penggunaan kertas dalam memroses berbagai aktivitas bisnis, mulai membuat desain, memproduksi, mendistribusikan hingga marketing.
  • Meningkatkan potensi value chain (mata rantai pendapatan).

Dampak Negatif E Commerce

Selain memiliki banyak dampak positif atau manfaat, e commerce tetap memiliki beberapa kelemahan, seperti:

  • Potensi kecurangan dan penipuan besar sehingga terdapat risiko kehilangan finansial secara langsung.
  • Potensi pencurian informasi rahasia yang berharga sehingga bisa merugikan.
  • Potensi kehilangan kesempatan bisnis ketika ada gangguan pelayanan, seperti kesalahan non-teknis pada aliran listrik yang tiba-tiba padam dan lainnya.
  • Penggunaan akses yang dimiliki oleh pihak yang tidak berhak, seperti adanya pembobolansistem perbankan.
  • Kehilangan kepercayaan dari konsumen, ketika ada pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan melalui komentar buruk.
  • Kerugian tidak terduga seperti ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan manusia atau kesalahan sistem.

Jenis Jenis E commerce

Jenis e commerce bisa dilihat berdasarkan sifat transaksinya, meliputi:

  1. Business to Consumer (B2C),
  2. Business to business (B2B).
  3. Consumer to Consumer (C2C).
  4. Peer-to-peer (P2P).
  5. Mobile Commerce (M-Commerce)

Referensi:

1. Aco, Ambo dan Andi Hutami Endang. 2012. Analisis Bisnis E-Commerce pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. http://www.unpas.ac.id/pengertian-e-commerce/2. Griffin, Ricky W and Ebert, Ronald J. 2006. Business, 8th edition. New Jersey: Pearson Education Inc.3. Laudon, Kenneth C, dkk. 2007. Sistem Informasi Manajemen Edisi 10 Buku 2. Jakarta: Salemba Empat.4. Maulana, Shabur Miftah dan Heru Susilo. 2015. Implementasi e-Commerce Sebagai Media Penjualan Online (Studi Kasus Pada Toko Pastbrik Kota Malang). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 29 No. 1 Desember 2015.

Popular posts from this blog

Pengertian dan Contoh Perhitungan Capital Gain

Apa yang Anda inginkan ketika memulai sebuah bisnis atau investasi? Tentu salah satunya adalah mendapat keuntungan. Dalam dunia bisnis, keuntungan inilah yang disebut sebagai capital gain. Lantas, apa itu capital gain?

Pengertian Capital GainKita bisa mengenal lebih jelas terkait capital gain dengan memahami pengertian capital gain dengan lebih rinci. Pengertian capital gain adalah keuntungan optimal yang diperoleh saat seorang investor menjual aset investasinya. Capital Gain ini bisa diperoleh dari hasil penjualan aset modal, yang nilai harga jualnya lebih tinggi daripada harga pembelian investasi (biaya investasi).

Keuntungan modal didapatkan dari berbagai aset seperti properti atau barang, reksadana, obligasi, opsi, barang koleksi, bisnis dan saham. Jadi, ketika kita melakukan investasi atau berbisnis, dan ada keuntungan yang diperoleh, kita sudah menikmati capital gain alias keuntungan.

Capital gain bisa digunakan untuk menyebut nilai keuntungan dalam berbagai dunia bisnis maupun inv…

Bauran Pemasaran: Marketing Mix 4P +3P

Bisnis yang baik adalah bisnis yang bisa berkembang secara optimal. Salah satu hal penting dalam mengembangkan bisnis tersebut adalah aspek pemasaran. Dalam pemasaran, dikenal istilah bauran pemasaran, atau yang juga populer disebut Marketing Mix.

Bauran pemasaran ini merupakan salah satu bahasan dalam segmentasi pasar. Segmentasi pasar sendiri adalah bagian dari strategi perusahaan guna mengoptimalkan laba. Segmentasi pasar dilakukan dengan cara membagi pasar yang sifatnya heterogen sehingga menjadi satuan pembeli yang lebih homogen, lalu setiap pembeli homogen tersebut menjadi sasaran pasar perusahaan untuk dicapai melalui marketing mix tersendiri.

Segmentasi pasar tidak hanya dilakukan dengan membedakan produk atau menciptakan produk baru. Segmentasi pasar dilakukan dengan berorientasi pada minat dan kebutuhan konsumen. Jadi, patokan utama dari proses produksi di sini adalah konsumen. Konsumen lah yang menentukan bagaimana produksi yang harus dilakukan oleh perusahaan.

Segmentasi pasa…

Apa itu Otoritas Jasa Keuangan? Mengenal Tugas dan Wewenang OJK

Indonesia terus berusaha untuk mengembangkan perekonomiannya dengan berbagai cara. Di sektor finansial, pemerintah berusaha menjaga agar berbagai lembaga keuangan yang ada di Indonesia bisa berjalan optimal dan sesuai dengan yang diinginkan. Salah satu langkah mewujudkan tujuan ini dilakukan dengan membentuk OJK.

Pengertian OJKOJK adalah kepanjangan dari Otoritas Jasa Keuangan. Otoritas Jawa Keuangan adalah lembaga independen yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011, dengan tujuan menjalankan fungsi penyelenggaraan sistem pengaturan dan pengawasan terintegrasi untuk seluruh kegiatan sektor jasa keuangan dan sektor jasanon-keuangan lain.

Pembentukan OJK khusus digunakan untuk mendukung kepentingan pengelolaan sektor finansial, terutama dalam sektor jasa keuangan secara menyeluruh. Langkah ini diharapkan mampu mendukung peningkatan daya saing ekonomi Indonesia.

Pengertian OJK dipahami sebagai lembaga independen yang bebas dari campur tangan pihak lain, dengan fungsi, tugas, dan wew…